Kolombia diguncang tragedi besar setelah sebuah pesawat militer jenis Lockheed C‑130 Hercules jatuh saat lepas landas di wilayah selatan negara tersebut. Kecelakaan ini menewaskan sedikitnya 66 tentara dan polisi yang berada di dalamnya, menjadikannya salah satu kecelakaan pesawat militer paling mematikan dalam sejarah Angkatan Udara Kolombia.
Baca Juga: Jessica Alba Umumkan Hubungan Baru
Pesawat Hercules tersebut lepas landas dari Puerto Leguízamo pada 23 Maret 2026 dalam misi rotasi pasukan. Namun, tak lama setelah lepas landas, pesawat kehilangan kendali dan jatuh ke hutan lebat Amazon. Para saksi melaporkan ledakan besar dan kepulan asap yang tampak dari lokasi kejadian, memperlihatkan betapa dahsyatnya kecelakaan ini.
Baca Juga: Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Tapi Data BPS Diragukan
Pesawat membawa 128 orang, termasuk personel militer dan polisi. Dari jumlah ini, 66 dinyatakan tewas, sedangkan puluhan lainnya mengalami luka serius. Operasi penyelamatan menjadi tantangan tersendiri karena lokasi jatuhnya pesawat yang sulit dijangkau, dengan hutan lebat dan medan yang tidak rata.
Baca Juga: Claressa Shields Pertahankan Gelar Tinju
Tim medis dan militer bekerja sama melakukan evakuasi korban, dengan prioritas utama pada mereka yang masih hidup dan mengalami luka berat. Pemerintah Kolombia mengerahkan helikopter dan tim darat untuk memastikan semua korban dapat dievakuasi secepat mungkin.
Pesawat yang jatuh adalah C‑130H Hercules, model andalan angkut berat militer yang digunakan di berbagai negara. Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan. Otoritas Kolombia belum menemukan indikasi keterlibatan pihak ketiga atau serangan, sehingga kemungkinan faktor teknis atau kesalahan prosedur lepas landas menjadi fokus utama investigasi.
Baca Juga: Baca Juga: Indonesia Gelar Pameran Otomotif GIIAS 2025
Presiden Kolombia dan pejabat militer menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Kecelakaan ini menjadi sorotan nasional, menimbulkan diskusi serius tentang keselamatan armada militer dan protokol operasional pesawat angkut di negara tersebut.
Selain itu, masyarakat internasional juga mengikuti perkembangan kasus ini, mengingat banyaknya korban jiwa dan dampaknya terhadap operasi militer di wilayah perbatasan Kolombia.
Baca Juga: Baca Juga: Gelombang Panas di Eropa Klaim Ribuan Jiwa
Kecelakaan pesawat Hercules di Kolombia menjadi tragedi besar yang menelan puluhan nyawa personel militer dan polisi. Dengan investigasi yang masih berlangsung, publik menantikan hasil resmi yang dapat menjelaskan penyebab kecelakaan serta langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.
Baca Juga: Baca Juga: Total War: WARHAMMER III Masuk Pasar Global

